MAPALA - MIPALA FMIPA UNTAN

SELAMAT DATANG.

Motto Organisasi MIPALA

Alam adalah tempat untuk menguji kepribadian dan keteguhan hati seseorang Alam tidak akan hidup tanpa adanya orang-orang yang berfikir dan menghargainya.

IKRAR MIPALA

Kami menjadi satu dalam nafas Pencinta Alam Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Tanjungpura dan rela berkorban dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai akademis, baik di dalam maupun di luar kampus.

Organisasi MIPALA

Alam adalah tempat untuk menguji kepribadian dan keteguhan hati seseorang Alam tidak akan hidup tanpa adanya orang-orang yang berfikir dan menghargainya

Underwater

Menikmati keindahan laut siapa yang tidak ingin namun semua tergantung kesiapan kawan-kawan,Dasar Snorkling, yang biasa juga disebut dengan skin diving harus dimiliki.

Macam Bentuk jebakan Part 4

Kemampuan membuat jebakan merupakan penentu antara lapar dan kenyang ataupun antara hidup dan mati dalam situasi survival. Berbagai macam jebakan dibuat dengan banyak jenis, dari jebakan lubang, jebakan gantung, jebakan penjepit hingga jebakan tindih. Berbagai bahan baik alami maupun buatan dapat digunakan untuk membuat jebakan, tergantung dengan ketersediaan bahan dan hewan buruan. Hewan yang biasa diburu dapat berupa seekor burung, mamalia, reptile atau pun ikan.

Dalam materi membuat jebakan, ragawana akan menyuguhkan 10 jebakan yang semoga bermanfaat. Judul yang akan digunakan adalah Jebakan 1 hingga jebakan 10.

Untuk jebakan 5, kita akan mengupas mengenai jebakan yang bisa dikenal “Jebakan hidup kurungan”,Jebakan jenis ini dibuat sensitive dan efektif dengan cara menjatuhkan suatu benda guna menghindari  sasaran kabur, tetap hidup dan untuk selajutnya dikonsumsi.


Dalam membuat jebakan 5bahan yang diperlukan adalah dahan pohon, pisau dan tali. Ranting kayu diperlukan untuk membuat figure sebagai pemicu, pisau digunakan untuk membuat struktur  fugure yang sistematis, sedangkan untuk mengurung buruan anda akan memerlukan beberapa batang kayu yang harus anda rangkau untuk membuat teralis dengan tali untuk mengikatnya. Ukuran dalam membuat jebakan hidup ini disesuaikan dengan keadaan sekitar, yaitu mengenai ketersediaan bahan. Penentu selanjutnya adalah ukuran target buruan dan tenaga serta waktu membuatnya. Tentu saja ketersediaan bahan dan tenaga akan mempengaruhi waktu anda.

Dalam membuat jebakan hidup ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu cara membangunnya. 


Penjelasan:

Struktur: dahan pohon cukup untuk membuatnya.

Pemicu: Langkah pertama adalah untuk mendapatkan 2 stuktur yang sesuai gambar “kuning dan biru” adalah dengan memotong di bawah percabangan dahan, potong untuk mendapatkan bentuk yang sesuai. Buatlah 2 dengan panjang  yang berbeda, buatlah 2 pada ranting seperti gambar di atas dengan panjang yang sesuai dan buatlah tukik pada setiap ujungnya sebagai kuncian pemicu. Untuk ketepatannya anda perlu melakukan simulasi.

Pasak: Langkah selanjutnya adalah membuat pasak. 1 buah pasak dengan figur “Y” dan 2 pasak biasa. sesuaikan dengan ukuran, untuk ketepatannya anda perlu melakukan simulasi.

Batang horisontal: sebuah batang akan anda perlukan dengan posisi horisontal dengan warna orange, berfungsi untuk menopang tarikan pemicu ketika ditindih,

Kurungan: perhatikan baik-baik struktur yang harus dibuat, struktur ini akan berfungsi mengurung buruan agar tidak lolos, anda harus merangkainya dari bawah untuk membuat proses yang lebih mudah. Untuk ketepatannya anda perlu melakukan simulasi.

Umpan: Penempatan umpan utama adalah di dalam kurungan, dan beberapa taburkan di luar jebakan.

Buruan: Jebakan jenis ini akan akan efektif jika anda buat dengan ukuran sedang, target yang dianjurkan adalah ayam, burung. Jebakan ini tidak akan efektif terhadap binatang yang mampu menggali tanah ataupun binatang yang bertenaga lebih.

Tips : Buatlah kurungan yang kuat, perhatikan baik-baik jarak antara setiap batang, ikat dengan kuat dan menggunakan kayu yang kuat adalah keputusan yang baik. Waktu yang anda perlukan untuk membuat jebakan jenis ini akan cukup lama.

Macam Bentuk Jebakan part 3

Kemampuan membuat jebakan merupakan penentu antara lapar dan kenyang atau pun antara hidup dan mati dalam situasi survival. Berbagai macam jebakan dibuat dengan banyak jenis, dari jebakan lubang, jebakan gantung, jebakan penjepit hingga jebakan tindih. Berbagai bahan baik alami maupun buatan dapat digunakan untuk membuat jebakan, tergantung dengan ketersediaan bahan dan hewan buruan. Hewan yang biasa diburu dapat berupa seekor burung, mamalia, reptile atau pun ikan.

Dalam materi membuat jebakan, ragawana akan menyuguhkan 10 jebakan yang semoga bermanfaat. Judul yang akan digunakan adalah Jebakan 1 hingga jebakan 10.

Untuk jebakan 4, kita akan mengupas mengenai jebakan yang bisa dikenal “Bleg”, Jebakan jenis ini merupakan salah satu dari jebakan hidup, yaitu tidak membuat jebakan mati di tempat.




dibuat sensitive dan efektif dengan cara menjatuhkan suatu benda guna menghindari  buruan kabur, tetap hidup dan untuk selajutnya dikonsumsi. 


Dalam membuat jebakan hidupbahan yang diperlukan adalah ranting kayu, pisau dan batu. Ranting kayu diperlukan untuk membuat figure sebagai pemicu, pisau digunakan untuk membuat struktur  fugure yang sistematis, sedangkan batu digunakan untuk menahan target buruan melarikan diri. Ukuran dalam membuat jebakan hidup ini disesuaikan dengan keadaan sekitar, yaitu mengenai ketersediaan bahan. Penentu selanjutnya adalah ukuran target buruan dan tenaga serta waktu membuatnya. Tentu saja ketersediaan bahan dan tenaga akan mempengaruhi waktu anda.

Dalam membuat jebakan hidup ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu cara membangunnya. 


Penjelasan:

Bahan penindih:  batu dengan bagian bawah yang rata adalah yang terbaik, semakin luas penampang yang rata maka kemungkinan buruan dapat lolos akan semakin kecil.

Struktur: bahan ranting pohon cukup untuk membuatnya. Buatlah 3 dengan panjang  yang berbeda, buatlah pada setiap ujung balok ranting seperti gambar di atas. sesuaikan dengan ukuran, untuk ketepatannya anda perlu melakukan simulasi.

Gambar 1: perhatikan baik-baik struktur yang harus dibuat, struktur ini akan berfungsi menopang secara langsung terhadap bahan penindih (batu).

Gambar 2: perhatikan baik-baik struktur yang harus dibuat, struktur ini akan berfungsi menunjang tekanan pada gambar 1 untuk tetap stabildan merupakan pemicu yang sensitive.

Gambar 3: perhatikan baik-baik struktur yang harus dibuat, struktur ini berfungsi sebagai pondasi pemicu, sebagian dari struktur ini sebaiknya menancap pada tanah.

Umpan: penempatan umpan utama adalah di dalam lubang,

Jebakan jenis ini akan akan efektif jika anda buat dengan ukuran sedang, target yang dianjurkan adalah tupai, ayam, burung. Jebakan ini tidak akan efektif terhadap binatang yang mampu menggali tanah.

Tips : buatlah lubang dengan sesuai, jangan membuatnya terlalu lebar melebihi luas bahan penindih anda. Buat sedikit ventilasi agar buruan anda akan tetap mampu hidup. jebakan ini merupakan jebakan paling mudah dibuat diantara jebakan lainnya.

Macam bentu Jebakan Part 2

Jebakan 1

Kemampuan membuat jebakan merupakan penentu antara lapar dan kenyang ataupun antara hidup dan mati dalam situasi survival. Berbagai macam jebakan dibuat dengan banyak jenis, dari jebakan lubang, jebakan gantung, jebakan penjepit hingga jebakan tindih. Berbagai bahan baik alami maupun buatan dapat digunakan untuk membuat jebakan, tergantung dengan ketersediaan bahan dan hewan buruan. Hewan yang biasa diburu dapat berupa seekor burung, mamalia, reptile atau pun ikan.

Dalam materi membuat jebakan, ragawana akan menyuguhkan 10 jebakan yang semoga bermanfaat. Judul yang akan digunakan adalah Jebakan 1 hingga jebakan 10.

Untuk jebakan 1, kita akan memngupas mengenai jebakan yang biasa dikenal figure 4 dead fall”Jebakan jenis ini dibuat sensitive dan efektif dengan cara menjatuhkan benda kepada sasaran. 


Dalam membuat jebakan figure 4 dead fall, bahan yang diperlukan adalah ranting kayu, pisau dan batu / gelondong kayu. Ranting kayu diperlukan untuk membuat struktur figure 4 sebagai pemicu, pisau digunakan untuk membuat struktur  figure yang sistematis, sedangkan batu atau gelondong kayu digunakan sebagai penindih target buruan. Ukuran dalam membuat jebakan figure 4 dead fall ini disesuaikan dengan keadaan sekitar, yaitu mengenai ketersediaan bahan dan tenaga. Penentu selanjutnya adalah ukuran target buruan dan tenaga serta waktu membuatnya. Tentu saja ketersediaan bahan dan tenaga akan mempengaruhi waktu anda.

Dalam membuat figure 4 dead fall ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu cara membangunnya. 

Penjelasan:

Bahan penindih:  batu dengan bagian bawah yang rata adalah yang terbaik, semakin luas penampang yang rata maka kemungkinan buruan dapat lolos akan semakin kecil. untuk penggunaan gelondong kayu kurang dianjurkan karena anda akan memerlukan tenaga besar untuk memotongnya, serta peralatan yang mungkin terbatas, selain itu, penampang gelondong kayu juga semakin kecil.

Struktur: bahan dahan pohon adalah yang terbaik, kuat dan mudah dibentuk. Buatlah 3 dengan panjang  yang berbeda, serut dahan dan buatlah setiap dahan membentuk balok kayu, sesuaikan dengan ukuran, untuk ketepatannya anda perlu melakukan simulasi.



Gambar 1: perhatikan baik-baik struktur yang harus dibuat, struktur ini akan berfungsi menopang secara langsung terhadap bahan penindih (batu/ gelondong kayu).

Gambar 2: perhatikan baik-baik struktur yang harus dibuat, struktur ini akan berfungsi menunjang tekanan pada gambar 1 untuk tetap stabil. selanjutnya akan terpengaruh terhadap pemicu yang sensitive.

Gambar 3: perhatikan baik-baik struktur yang harus dibuat, struktur ini berfungsi untuk menempatkan umpan. Membuatnya harus sedikit panjang, tetapi tidak boleh bersentuhan dengan bahan penindih, struktur ini di posisikan tepat di bawah bahan penindih, ini adalah struktur pemicu.

Gambar 4: perhatikan baik-baik struktur yang harus dibuat, struktur ini akan saling berkaitan antara struktur vertical dan horisontal, dibuat saling mengait, Sehingga akan kuat, jangan membuat struktur ini terlalu pas antar struktur, karena kita memerlukan pergerakan untuk memfungsikan jebakan ini dengan baik. Perhatikan baik-baik pada gambar "tampak belakang".

Jebakan jenis ini akan akan efektif jika anda buat dengan ukuran sedang, target yang dianjurkan adalah tupai, musang, ayam, burung, ataupun hewan bergigi tajam lainnya yang mungkin mampu memutuskan tali anda. Untuk memburu babi hutan anda akan memerlukan bahan penindih yang sangat berat. kelebihan dari jebakan ini adalah anda tidak memerlukan tali untuk membuatnya.